02 Juli 2010

Kado buat Kota Tercinta jilid 2


Program Bersama
Cinema Lovers Community Purbalingga

Kado buat Kota Tercinta jilid 2

Mukadimah
Jalan mulus mengantarkan Program Bersama Kado Buat Kota Tercinta pada 2009 dengan output sebuah Kompilasi DVD berisi 6 (enam) film dokumenter. Keenam film ini pun sempat diputar dan diapresiasi bersama pameran foto dalam satu tema.

Program bersama ini tak hanya diikuti para pembuat film dokumenter berpengalaman namun juga beberapa diantaranya para pembuat film pemula. Demikian yang terjadi pada karya-karya foto yang dipamerkan. Tidak hanya datang dari tukang potret handal tapi pemotret yang bahkan tidak trampil menggunakan alat sederhana sekalipun.

Program bersama berupa media kritik baru di kota kecil ini dirasa penting minimal bagi para pengkarya sebagai media pembelajaran. Tepat rasanya, program bersama ini dirancang dan dihadirkan setiap tahun sebagai kado buat kota tercinta; Purbalingga. Dan tahun 2010 ini, Purbalingga memasuki usia 180 tahun, yang menurut versi Pemkab Purbalingga jatuh pada 18 Desember.

Pada tanggal itu, jelas belum genap benar setahun usia rezim baru Pemerintah Kabupaten Purbalingga, namun bukan hal haram tentunya untuk tetap melontarkan kritik pedas sekalipun terhadap kondisi kota yang ada. Apalagi, rezim baru dengan tegas menyatakan hendak melanjutkan pola kebijakan pembangunan dari rezim lama.

Sebagai pemuda aseli Purbalingga wajib menyadari, bahwa tidak ada satu pun pembangunan di segala bidang yang tidak merugikan rakyatnya. Dibalik gemerlap pembangunan; ada kesengsaraan, kemirisan, ironi, ketidakberdayaan masyarakat.

Kerap kali sisi lain dari pembangunan itu tidak ter-cover dan relatif terlewatkan. Bahkan oleh pihak-pihak yang seharusnya berada di garda depan dalam mengkritisi sisi lain itu. Dan anak muda tidak boleh tinggal diam.

Kondisi demikianlah yang mari kita kritisi dan kita angkat kembali secara bersama-sama dalam sebuah media (visual dan audiovisual), media yang selama ini kita tekuni, dalam bentuk karya film dokumenter dan karya foto untuk kemudian kita hadiahkan sebagai Kado buat Kota Kita Tercinta; PURBALINGGA.

Tujuan
- Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Purbalingga Tercinta dengan cara berbeda.
- Membuat media kritik baru bagi kawula muda Purbalingga.
- Mengabarkan kepada khalayak terkait kondisi Purbalingga yang belum terungkap.

Bentuk Kegiatan
- Produksi film dokumenter dan karya foto
- Pemutaran film dokumenter dan pameran foto

Peserta
Anak muda Purbalingga atau yang merasa muda dan peduli dengan kotanya. Pengerjaan karya boleh atas nama personal maupun komunitas.

Waktu
- Juli-Desember 2010

Film Dokumenter
Karya film dokumenter berupa dokumenter pendek sederhana:
- Panjang durasi; 7-15 menit sudah termasuk credit title
- Karya yang diserahkan dalam bentuk file DVD

Foto
Karya foto berupa foto tunggal yang bercerita dengan dilengkapi narasi sepantasnya.
- Boleh ditampilkan warna (colour) maupun hitamputih (BW)
- Karya yang deserahkan dalam bentuk cetak dengan ukuran 10R

Penjadwalan
- Sosialisasi program : Juli-Agustus 2010
- Pengajuan ide : September 2010
- Pengerjaan karya : Oktober-November 2010
- Pengumpulan karya terakhir : 1 Desember 2010

Keterangan:
* Ide dituangkan dalam bentuk tulisan cukup setengah halaman dan kirim ke
laleks_film@yahoo.com
Paling lambat 30 September 2010

* Karya diserahkan ke Nanki Nirmanto, hp 0852.2787.2252
Paling lambat 1 Desember 2010

2 komentar:

wahyutri mengatakan...

Mengkritisi atau mengkritik semestinya dianggap sebagai bagian dari proses yang mesti diterima sebagai tantangan. Dengan demikian, ada senyawa perencanaan dan kesiapan menghadapi perubahan akan menjadi bagian dalam proses pembangunan. So, sebagai generasi muda, semangat ini harus terus dipupuk.

wongmakam mengatakan...

Menerima kritik harus semestinya dianggap sebagai bagian dari proses pembangunan. Kritik dapat menjadi pemicu ke arah perubahan yang lebih baik. Senyawa perencanaan dan siap menerima perubahan harus menjadi bagian dalam pembangunan. So, mari terus mengkritisi roda pemerintahan dengan cara yang tepat.