06 Mei 2008

PURBALINGGA FILM FESTIVAL (PFF) 2008


















Festival Film Purbalingga merupakan program tahunan Cinema Lovers Community sebagai salah satu bentuk komitmen terhadap perkembangan film pendek di Indonesia. Festival ini pertama kali digelar pada Juli 2007 dengan nama Parade Film Purbalingga.

Festival Film Purbalingga 2008 dikonsepsikan menjadi sebuah pesta perayaan film-film pendek pilihan dari berbagai kota di Indonesia melalui program-program yang dihelat. Pada titik inilah tercipta kancah pertemuan bagi para seniman visual, komunitas film dan publik peminat. Keseluruhan rangkaian program bersifat terbuka untuk publik, tanpa biaya tiket.

PROGRAM
Parade Film
Program non-kompetisi ini memutar 60 judul film pendek fiksi dan dokumenter terbaik Indonesia dalam rentang tahun 2004-2008. Maksud dari ‘terbaik’ adalah film-film yang mempunyai catatan prestasi; penghargaan festival maupun nominasi. Parade Film ini dipusatkan di Hall.

Kompetisi AntarPelajar
Program ini merupakan program kompetisi antarpelajar se-Kabupaten Purbalingga. Terdapat lima judul film pendek yang masuk dari empat sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Purbalingga, SMA Negeri 2 Purbalingga, SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga, dan SMA Negeri 1 Bobotsari. Akan diambil dua pemenang terfavorit pilihan penonton. Selain tropi, hadiah berupa fasilitasi produksi film berupa pinjaman kamera, kaset miniDV, dan DVD.

Diskusi Film
Program ini merupakan bursa gagasan ikhwal film pendek dengan fokus pada pembahasan “Potensi Perfilman bagi Citra Kemajuan Sebuah Daerah” dan “Perkembangan Film Dokumenter di Indonesia”. Pada pembahasan tema yang pertama menghadirkan pembicara dari pihak legislatif (Ketua Komisi B DPRD Purbalingga), eksekutif (Wakil Bupati Purbalingga), dan budayawan lokal. Digelar pada Minggu, 18 Mei 2008, pukul 10.00 WIB.

Bursa Film
Program ini merupakan media pertemuan komunitas/lembaga perfilman dan publik secara luas dalam bentuk fisik berupa lapak film yang berisi berbagai produk (film, pustaka, program, merchandise) dari komunitas film Indonesia. Bursa Film ini terdiri dari Pameran Stan Komunitas Film se-Indonesia dan Warung Film dengan memanfaatkan pelataran venue.

Warung Film
Program ini memutar 30 judul film pendek Indonesia dari berbagai komunitas dan kelompok produksi dengan tema dan genre yang lebih beragam. Dengan tujuh layar televisi, publik bebas memesan dan menonton film-film yang ada dan dapat memberikan kritik.

Layar Tanjleb
Program ini memutar film-film pendek Indonesia dengan lebih menekankan pada konsepsi ruang publik (outdoor). Digelar di tengah-tengah para pedagang Kya-Kya Mayong pada Sabtu (Malam Minggu), 17 Mei 2008, pukul 21.00 WIB.

2 komentar:

wayang kulit mengatakan...

bagus juga tuh , acaranya, gue alumni smamuhamadiah 1 pbg, ada yang kenal gue ga

kamil syarif mengatakan...

masgmanaya cara bikin animasi?